a

Beberapa Daerah Istimewa Yogyakarta Diperkampungan ~ REZEKIBOLA.COM AGEN BOLA,AGEN CASINO,AGEN TOGEL ONLINE INDONESIA TERPERCAYA

Beberapa Daerah Istimewa Yogyakarta Diperkampungan


Di Jogja, kita tidak hanya bisa mengunjungi tempat-tempat wisata sejarah dan budaya seperti Candi Prambanan serta Kraton. Untuk mengenal lebih jauh tentang Jogja dan serta bisa melihat sisi lain di sana, mengunjungi desa wisata bisa menjadi pilihan menarik bagi turis.

Sejatinya, Yogyakarta merupakan propinsi terkecil kedua diseluruh Indonesia setelah Jakarta. Namun, kondisi alam di sana cukup sejuk. Ada kawasan pesisir serta pegunungan yang semuanya memiliki pesona yang indah.

Terdiri atas satu kotamadya serta empat kabupaten, Di Yogyakarta memiliki cukup banyak desa wisata yang masing-masing memiliki keunikan dan ciri khas masing-masing. Yang pasti, mengunjungi desa-desa wisata di Jogja akan membuat kita bisa kenal lebih dekat dengan daerah istimewa ini.

Berikut ini adalah 10 desa wisata yang bisa kamu jelajahi di Daerah Istimewa Yogyakarta

1. Desa Wisata Tanjung



Desa Wisata Tanjung ini tepatnya berada di Donoharjo, Ngaglik. yang merupakan sebuah desa yang telah diresmikan sebagai desa wisata sejak  tahun 2001 yakni Desa Wisata Tanjung. Desa wisata ini terdiri atas 3 pedukuhan yakni Tanjung, Panasan dan Bantarjo dengan 6 RW dan 11 R. Mayoritas penduduknya berprofesi sebagai petani. Di sana, kita bisa mengikuti aktivitas warga lokal yakni menjadi petani. Seru dan memorable

Sebagai sebuah desa wisata, Desa Wisata Tanjung menyajikan suasana tradisional Jawa yang sangat kental. Mulai dari perilaku masyarakatnya hingga benda-benda budaya. Salah satu yang paling mencolok di desa ini adalah bangunan Rumah Joglo yang konon telah berusia 200 tahun. Desa Wisata Tanjung berada sekitar 5 km ke arah utara dari Monumen Jogja Kembali.

2. Desa Wisata Pentingsari




Desa wisata yang satu ini masih di kabupaten Sleman tepatnya di lereng Gunung Merapi. Desa Wisata Pentingsari berada di Kelurahan Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan. Saat Gunung Merapi sedang bergejolak, desa ini mungkin akan masuk dalam zona berbahaya. Namun, dibalik itu, desa ini memiliki suasana pedesaan yang benar-benar menyegarkan dan membuat para turis merasa nyaman.

Sama seperti di Tanjung. Masyarakat di Desa Wisata Pentingsari juga berprofesi sebagai petani. Suasana tradisional juga sangat terasa di desa wisata Pentingsari ini. Beberapa objek menarik yang bisa dikunjungi di desa wisata ini antara lain ancuran Suci Sendangsari serta batu luweng yang menjadi bagian dari perjuangan Pangeran Diponegoro dalam upaya mengusir penjajah.

3. Desa Wisata Karang Tengah

Beralih ke Bantul. Ada sebuah desa wisata yang terkenal dengan jambu mete yakni Desa Wisata Karang Tengah. Desa wisata ini berada di dusun Mojolegi RT 03 Karang Tengah, Imogiri. Sekitar 2 km dari Makam Raja Imogiri

Atas saran dari GKR Pembayun Putri Raja Kerton Kesultanan Yogykarta, desa ini mulai ditanami jambu mete sejak tahun 2005 lalu. Tanah yang digunakan untuk menanam jambu mete merupakan tanah milik Kraton Jogja dengan luas area sekitar 60 Ha. Di desa ini setiap keluarga diberi tanggung jawab untuk mengolah lahan 2.000 km² untuk ditanami jambu mete.

Di desa ini kita juga bisa merasakan pengalaman dalam menanam pohon jambu mete dengan mengiktui salah satu paket wisata yang ditawarkan. Ada sejumlah beberapa home stay yang bisa kita gunakan untuk bermalam di Desa Wisata Karang Tengah.

4. Desa Wisata Nglinggo


Di kabupaten Kulonprogo ada sebuah desa wisata yang berada di dataran tinggi. Nama desa tersebut adalah Desa Wisata Nglinggo. Desa ini terkenal dengan perkebunan tehnya yang menyajikan pemandangan hijau pada ketinggian sekitar 800 mdpl. Desa Wisata Nglinggo berada di Kelurahan Pagerharjo, Kecamatan Samigaluh. Lokasi desa wisata ini tidak terlalu jauh dari Puncak Suroloyo

Selain terkenal dengan pemandangan indah perkebunan tehnya, di desa wisata ini juga terdapat objek menarik lain yakni sebuah air terjun yang dikenal dengan nama Curug Watu Jonggol oleh masyarakat sekitar.

5. Desa Wisata Manding


Manding merupakan pusat kerajinan tangan yang terbuat dari bahan kulit. Di desa wisata ini kamu bisa mendapatkan cendra mata berbahan kulit untuk oleh-oleh. Mulai dari tas, sepatu, dompet hingga jaket kulit.

Desa Manding berada di kabupaten Bantul tepatnya Jalan Parangtritis Km 11. Desa ini sudah sejak lama dikenal dengan industri kerajinan kulitnya. Di desa ini banyak terdapat kios-kios yang menjual berbagai kerajinan tangan berbahan kulit.

6. Desa Wisata Candran




Desa Wisata Candran merupakan sebuah desa wisata bernuansa alam pertanian. Di desa ini para wisatawan bisa ikut bertani secara tradisional. Sangat menyenangkan. Desa wisata ini bahkan terkenal sebagai kampung tani internasional. Banyak turis asing yang senang megunjungi desa wisata yang sebagian besar warganya merupakan petani dan peternak di desa ini.

Yang menarik dari Desa Wisata Candran ini adalah keberadaan sebuah museum yang menyimpan berbagai peralatan tani tradisional seperti luku, garu, singkal, kejen, sambilan, lading dan caping serta berbagai peralatan pertanian tradisional lainnya. Jika ingin merasakan bagaimana rasanya menjadi petani tradisional kita bisa berkunjung ke Desa Wisata Candran yang berada di dusun Mandingan, kelurahan kebonagung, kecamatan Imogiri, Bantul.

7. Desa Wisata Kembang Arum



Di Sleman, tepatnya desa Donokerto, kecamatan Turi ada sebuah desa wisata yang memiliki nuansa sangat asri. Meski terlihat sederhana, namu suasana di desa ini terlihat sangat rapi. Nama desa wisata ini adalah Desa Wisata Kembang Arum atau biasa disingkat dewikembar oleh sejumlah masyarakat sekitar.

Desa wisata ini dikenal sebagai desa wisata pendidikan. Pembelajaran yang di dapat di tempat ini terutama adalah pendidikan budaya. Bangunan rumah adat Jawa, Joglo tampak mendominasi desa wisata ini. Di desa wisata ini kamu juga bisa melihat berbagai permainan tradisional seperti enggrang, engklek, dakon, gobak dan sodor yang biasanya dimainkan di pendopo desa.

8. Desa Wisata Tembi



Desa Wisata Tembi merupakan sebuah tempat yang sangat cocok untuk belajar budaya, khususnya budaya Jawa dengan cara yang lebih baik. Lokasi desa wisata ini berada di dusun Tembi Desa Timbulharjo, Kabupaten Bantul.

Di Desa Wisata Tembi ini terdapat beberapa tempat menarik yang bisa dikunjungi antara lain galeri batik, sebuah cottage, sebuah restoran unik dan sebuah galeri lukisan. Di desa wisata ini juga ada Museum Rumah Budaya Tembi yang menyimpan berbagai benda bernuansa Jawa seperti keris, tombak, peralatan bertani, peralatan seni membatik hingga gamelan.

9. Desa Wisata Kasongan



Desa wisata yang satu ini mungkin sudah banyak yang tahu. Desa Kasongan yang berada di kabupaten Bantul terkenal dengan industri gerabahnya. Produksi gerabah Kasongan sudah terkenal sejak lama. Penggemar gerabah dari berbagai daerah datang ke Kasongan untuk berbelanja gerabah sebagai barang koleksi.

Di desa Kasongan para wisatawan bisa belajar proses pembuatan kerajinan gerabah yang prosesnya ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Detail lokasi Desa Wisata Kasongan berada di Pedukuhan Kajen, Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Bantul. Sekitar 7 km jika ditempuh dari pusat kota Jogja.

10. Desa Wisata Banyusumurup


Jogja sangat identik dengan budaya Jawa. Salah satu benda yang sangat identik dengan budaya Jawa adalah keris. Senjata ini merupakan senjata tradisional khas Jawa. Ada satu tempat di kabupaten Gunung Kidul yang terkenal sebagai sentra pembuatan aksesoris keris. Tempat tersebut adalah desa Banyusumurup. Desa ini berada di Imogiri, Bantul.

Produksi aksesoris keris di desa ini sudah terkenal sejak tahun 1950-an. Adapun aksesoris-aksesoris yang berhubungan dengan keris yang dibuat di desa ini antara lain warangka (sarung keris) serta pendok (gagang keris).

Baca juga : Majalah Jepang Khusus Buat Puting Cowok
Previous
Next Post »

SEO