Pochettino Tengah Memperhatikan Mental Para Pemain
Setelah kehilangan kans untuk meraih gelar juara di Premier League musim ini, Tottenham Hotspur pun hanya bisa memetik hasil-hasil negatif. Pelatih Mauricio Pochettino mengakui bahwa timnya perlu melakukan pembenahan mental para pemainnya.
Tottenham Hotspur menutup musim ini dengan hasil pahit, usai menelan kekalahan telak 5-1 dari tim yang sudah terdegradasi, yakni Newcastle United. Selain itu, yang membuat mereka menyedihkan jika mengetahui bahwa tiga gol terakhir Newcastle United di ciptakan dalam posisi Tottenham Hotspur unggul dengan jumlah pemain, setelah Newcastle Aleksandar Mitrovic mendapatkan kartu merah di laga babak kedua.
Hasil itu, seolah tak cukup untuk bisa menggambarkan pekan terakhir seperti bencana yang di alami. Tottenham Hotspur masih menerima fakta bahwa mereka telah dilewati oleh sang rival utama, Arsenal. Ya, kemenangan Arsenal di pertandingan lain kian membuat Spurs harus turun keposisi tiga sementara rivalnya tersebut finish sebagai runner-up di musim ini.
Padahal Tottenham Hotspur cuma perlu hasil imbang untuk bisa mengamankan posisi kedua. Hasil ini pun berarti menjadi mimpi mereka yang setidaknya finish di atas Arsenal telah pupus. Spurs masih belum juga bisa mengakhiri catatan selalu finish di bawah The Gunners yang sudah berjalan sejak 1995 silam.
Pochettino menilai bahwa timnya secara mental masih terpuruk sejak bermain imbang melawan Chelsea pada dua pekan lalu. Hasil itulah yang memastikan bahwa Tottenham Hotspur gagal meraih juara dan harus merelakan trofi di Premier League musim ini yang telah di raih Leicester City.
Sebagai catatan, sejak saat itu mereka masih selalu menelan kekalahan, dimulai dari menghadapi Southampton dan di ikuti oleh hasil kontrak dengan Newcastle United. Hasil ini merupakan satu-satunya kekalahan Spurs secara beruntun mereka di liga sepanjang musim ini.
"Kami maish punya peluang untuk tetap berada di posisi kedua, bagaimana kami harus menelan kekalahan dan memberikan laga ini ke lawan yang terdegradasi. Pada laga babak pertama dan kedua, mereka hanya mencetak gol dengan 10 pemain, ini adalah hari terburuk saya sebagai manajer dan saya sangat kecewa dengan hasil yang kami raih,"ungkap Pochettino.
Pochettino hanya perlu memastikan bahwa hasil ini tak akan terjadi lagi dan perlu meningkatkan mentalitas para pemain. Dalam laga itu, mereka hanya bermain seperti sedang berlibur dan itulah kenyataan yang mereka alami.





ConversionConversion EmoticonEmoticon